Penjualan Iphone 6 mencetak lebih dari 20 juta unit di negeri Tiongkok

iphone 6

Menurut sebuah laporan yang berasal dari sebuah berita di negeri Tiongkok, Apple telah mencatatkan preorder iPhone 6 sebanyak lebih dari 20 juta unit hingga saat ini. Dari jumlah tersebut, kebanyakan pemesan memilih iPhone 6 Plus yang memiliki layar lebih besar dibandingkan iPhone 6.

Jumlah pemesanan ini dicatat dari berbagai outlet yang menawarkan preorder atas smartphone terbaru Apple tersebut, baik melalui operator seluler maupun toko ritel yang ditunjuk. Pihak Apple sendiri baru akan meluncurkan iPhone 6 pada tanggal 17 Oktober mendatang melalui tiga operator seluler utama di China.

Apple sendiri beberapa waktu yang lalu diestimasi telah menjual 21 juta unti iPhone 6 di Amerika Serikat. Saat ini tiga smartphone Apple yaitu iPhone 6, iPhone 6 Plus dan iPhone 5s dikabarkan menjadi smartphone terlaris di tiga operator seluler utama AS, sekaligus menggeser posisi Samsung Galaxy S5, HTC One (M8) dan LG G3.

Pihak Apple sendiri sampai saat ini belum memberikan informasi resmi mengenai jumlah penjualan iPhone 6, baik di Amerika Serikat maupun secara global. Apple berencana untuk menyediakan iPhone 6 hingga ke 115 negara sampai dengan akhir tahun 2014 ini.

via Teknoup, GSMArena, Phone Arena

Google Siap Umumkan Android 5.0

Google Developers Event Held In San Francisco

Jakarta – Google I/O memang baru akan dibuka pada 25 Juni waktu Amerika Serikat. Tapi, salah satu bocoran mengenai apa yang akan diumumkan di sana sudah diumbar oleh Head of Android Sundar Pichai.

Dalam wawancara dengan Businessweek, Pichai mengkonfirmasi bahwa salah satu agenda penting di Google I/O adalah mengumumkan generasi terbaru dari sistem operasi Android.

Sesuatu yang ditunggu-tunggu bagi lebih dari 6.000 developer dan insan media untuk mengetahui apa kelanjutan dari versi yang mungkin bernomor Android 5.0 ini. Demikian yang dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (25/6/2014).

Hal unik sekaligus menarik adalah penggunaan nama dari versi selanjutnya dari Android. Karena seperti kita tahu, Android menggunakan nama sesuai abjad dengan menggunakan nama-nama makanan pencuci mulut.

Bila sesuai siklus. maka kali ini nama terbaru dari sistem Android akan diimulai dari huruf L. Bisa Lollipop atau Lemonade.

Soal penamaaan nama Android terbaru, HTC sempat melemparkan tebak-tebakan kepada penggunannya.

Di halaman akun Twitter HTC Amerika Serikat, vendor ponsel asal Taiwan ini memposting foto enam makanan manis. HTC bertanya pada follower-nya, kira-kira adakah satu di antaranya yang akan diambil Google sebagai nama Android terbaru.

Pilihan enam makanan tersebut yakni Lady Fingers, Lollipop, Lava Cake, Licorice, Lemonade dan Lemon Meringue

Update Android 4.4.4 Tambal Celah Keamanan

dalem

Jakarta – Hanya beberapa saat sebelum event Google I/O digelar, Google meluncurkan update terbaru Android 4.4.4. Sejumlah spekulasi menyebut update ini sengaja dikebut Google karena Android 5.0 mungkin diumumkan di ajang tahunannya.

Tak banyak improvisasi yang hadir pada Android 4.4.4, kebanyakan hanya berkutat di penambalan celah keamanan yang berpotensi disusupi ancaman, termasuk juga yang terdapat pada browser Chrome. Fokus update ini adalah mengantisipasi serangan yang melalui OpenSSL.

Update Android KitKat 4.4.4 langsung dapat dirasakan oleh perangkat Google sendiri yakni Nexus 4, Nexus 5, Nexus 10, dan Nexus 7 versi WiFi. Belum jelas mengapa Google tidak menyertakan Nexus 7 versi 3G/LTE.

Namun anehnya, seperti dilansir GottaBeMobile, Rabu (25/6/2014), sejumlah pengguna perangkat Nexus yang telah melakukan update Android 4.4.4 dilaporkan mengalami masalah kecil yang cukup mengganggu. Beberapa aplikasi disebut kerap crash setelah menggunakan Android 4.4.4.

Namun masalah itu tak dialami oleh semua pengguna Nexus karena terjadi secara acak.

Sony Xperia Z2: Kemewahan dalam Genggaman

074241_z2cover1eJarak lahir antara Sony Xperia Z1 dengan Z2 memang tidak terlalu jauh. Sang ‘kakak’ diumumkan September 2013, sedangkan penerusnya sudah diperkenalkan pada ajang Mobile World Congress 2014 di bulan Februari.

Dengan rentang yang berdekatan tersebut, tentu agaknya dipertanyakan ada apa Sony menawarkan sekuel flagship-nya seolah terburu-buru. Lalu, apakah itu artinya tidak ada perbedaan mencolok di antara keduanya?

Bisa ya, bisa tidak. Selain mempertahankan beberapa fitur, tentu saja Sony tidak akan memberikan pelanggannya dengan kalimat kekecewaan karena mendapatkan smartphonenya miliknya menjadi ‘biasa-biasa’ saja.

Tapi jangan khawatir, detikINET akan mencoba menilik lebih jauh apa saja hal baru yang ditawarkan oleh Sony Xperia Z2. Simak hasil reviewnya berikut ini.